Untuk menghasilkan foto HDRI, digunakan teknik exposure bracketing dengan sampling ev, misalnya pada -4ev, -2ev, 0ev, +2ev, +4v. Hasil berupa beberapa foto kemudian digabungkan dengan algoritma exposure stacking menjadi sebuah foto dengan rentang dinamis yang lebih lebar. Pada histogram, foto ini memiliki sumbu axis lebih lebar daripada foto-foto induknya. Algoritma exposure stacking memerlukan 2 buah foto induk, masing-masing mempunyai histogram dengan sekitar 1/3 sisi:
* shadow pada nilai pajanan 0 untuk mendapatkan nilai mid-tone subyek tergelap
* highlight pada nilai pajanan 0 untuk mendapatkan nilai mid-tone subyek terterang
guna memperbaiki kurva tonal area under-exposed dan over-exposed.